fungsi patung

fungsi patung

Semua benda dibuat dengan tujuan dan fungsi tertentu, begitupun patung.  Fungsi patung terkait dengan intensi atau niat pembuatan patung itu sendiri. Dalam kapasitas kami sebagai pembuat patung, tentunya kami melihat fungsi patung terkait dengan tujuan konsumen melakukan pemesanan patung kepada kami.

Secara garis besar, fungsi patung dapat dipisahkan dalam beberapa kategori,  yang sebenarnya tidak begitu ketat dalam penggolongannya. Faktanya, banyak patung yang dibuat dengan beberapa fungsi bersamaan.  Untuk melihat kegunaan patung sebenarnya,  harus dilihat konteks patung secara keseluruhan; bentuk, lingkungan, waktu, ciri dan tujuan pembuatannya.

Supaya lebih mudah dipahami contoh penggunaannya, kami berikan data yang ditemui dalam keseharian kita.

KATEGORI FUNGSI PATUNG

Patung Religi atau Patung Rohani

Patung religi adalah patung yang digunakan untuk kegiatan rohani penggunanya.  Patung jenis ini dapat dilihat dari ritual yang terdapat di kegiatan rohani saudara kita dengan latar belakang katolik, Buddha, Hindu, Kepercayaan Tiong Hoa, serta barangkali komunitas penghayat kepercayaan terkait sosok Semar.

Bentuk patung religi sebagian besar patung figuratif tokoh yang dimuliakan oleh penganutnya.

Ciri patung religi memiliki atribut atau hiasan atau ukiran bermakna tertentu. Misalnya salib, lingkaran aura, swastika, lotus, usnisa, dan lain-lain.

Kita perjelas, dianggap sebagai patung religi jika:

  • Ditempatkan di rumah peribadatan atau tempat yang khusus difungsikan sebagai tempat ibadah.
  • Tidak berada di tempat ibadah namun disertakan dalam kegiatan doa.
  • Patung yang keberadaannya dianggap memiliki nilai religi bagi seseorang, dimanapun tempatnya.
  • Memiliki ciri ukiran atau symbol dalam kepercayaan tertentu.

Contoh patung religi:

Dalam rohani katolik adalah patung figure katolik. Patung Yesus, patung Maria, Patung Santo, Patung Malaikat, Relief Perjamuan Terakhir,  Relief Jalan Salib, Relief perjamuan terakhir yang diaplikasi pada meja altar, Corpus, dan sebagainya.

Dalam kepercayaan Hindu, kita jumpai Patung Shiwa, Patung Ganesha, patung Brahma, Patung Wisnu, Nandi, dan lain-lain seperti  banyak dijumpai di Candi pulau Jawa. Secara ikonografi patung berlatar belakang agama Hindu selalu digambarkan memiliki atribut khas dengan makna tertentu.

Di masyarakat Tiong Hoa kita jumpai  banyak patung dewa di Kuil.

Kemudian, patung Buddha ( sering ditulis Budha atau rupang Budha) yang terdapat di vihara atau candi.  Mengenai patung Budha / Buddha  ini, kita harus melihat konteksnya secara jelas, mengingat patung Budha Buddha banyak difungsikan diluar kegiatan rohani. Bahkan menjadi elemen estetis serta diaplikasi pada barang kerajinan dengan fungsi pakai.

 

Patung Monumen

Patung Monumen adalah patung yang digunakan sebagai penanda, peringatan, atau pengingat sesuatu. Bisa  peristiwa yang layak untuk diabadikan, simbol, ciri khas dan potensi suatu daerah, atau tokoh yang memiliki jasa atau kontribusi besar bagi suatu masyarakat. Merujuk istilah monumen, konotasi  mengarah ke pembuatan tugu atau gapura di luar ruangan sehingga dibutuhkan bahan patung dengan ketahanan terhadap  cuaca.

Bentuknya bisa berupa patung tugu, patung diorama, relief sejarah, patung wajah, atau patung potret seseorang. Berujud patung dada atau patung seluruh badan. Penempatan patung di situs monumen, museum, auditorium, titik pusat keramaian, dll.

Bentuk patung monumen dapat berupa tugu, gapura, nisan, patung figuratif tokoh atau pahlawan.

Ciri patung monumen memiliki latar belakang sejarah, biasanya diberikan caption atau keterangan mengenai nama, atau peristiwa yang melatarbelakangi.

Contoh Patung Monumen:

Patung Pembebasan Irian Barat, Patung Proklamasi Soekarno-Hatta, Patung Pahlawan di Museum, Patung Lubang Buaya, Patung Gajah Museum Nasional, dll. Semuanya memiliki latar belakang peristiwa yang layak diabadikan.

 

Patung Dekorasi

Adalah semua patung yang dibuat  untuk mempercantik atau menambah fungsi rumah,  taman, bangunan komersial, event, dll.

Patung dekorasi memiliki cakupan yang paling luas dalam hal bentuk  dan media bahan yang digunakan. Visualnya bisa patung figuratif maupun abstrak.

Contoh Patung Dekorasi:

Patung  hewan, binatang, patung karakter, patung air mancur,  replika patung dunia, cocok untuk taman.

Patung Romawi dan Yunani cocok menjadi dekorasi kawasan dan bangunan beruansa Mediterania,

Patung abstrak sesuai untuk menghias bangunan rumah minimalis,

Patung karakter tokoh anak-anak bisa menjadi dekorasi event ulang tahun anak-anak,

Patung ikon buah untuk gapura masuk kawasan perkebunan buah,

Patung Maskot event olah raga, dan sebagainya.

Masih banyak lagi contoh lainnya

 

Patung Komersial

Patung untuk keperluan komersial  dan promosi. Patung yang digunakan untuk menjual atau memamerkan suatu produk, atau menunjukkan identitas suatu entitas komersial.

Visualnya berupa patung maskot sebuah brand, patung display, manekin, logo, replika produk, replika bangunan, patung souvenir compliment  perusahaan, juga patung miniatur.

Contoh patung komersial:

Patung Maskot Rumah Makan Cepat saji dari Amerika yang selalu ditempatkan di depan pintu rumah makan.

Manekin untuk pajangan baju di toko pakaian.

Patung Logo , dan lain sebagainya.

Patung Arsitektur

Patung Arsitektur dibuat sebagai komponen penunjang konstruksi bangunan. Sebagai elemen estetika  untuk menambah keindahan.  Contohnya patung kolom, patung pilar,  dll

Patung  Kerajinan

Patung Kerajinan menurut kami berhubungan dengan tujuan pembuatannya sebagai produk penjualan. Diproduksi sebagai souvenir, cinderamata, event, mainan, barang untuk dikoleksi, dan sebagainya.

Bentuknya bisa berupa patung ikon suatu daerah, patung karakter sesuai trend, action figure, patung dengan fungsi pakai, dan lain-lainnya.

Ciri patung kerajinan biasanya berukuran kecil serta diproduksi secara masal.

Penutup.

Demikian sedikit penjelasan mengenai fungsi patung, bentuk dan ciri-cirinya. Mudah-mudahan bisa memberi gambaran mengenai fungsi patung dan tujuan pembuatannya. Seperti saya sampaikan di atas, penggolongan tersebut tidak sepenuhnya ketat.  Untuk melihat fungsi patung sebenarnya, harus dilihat konteknya  secara keseluruhan.

Silahkan menambahkan atau memberikan koreksi apabila ada yang kurang ataupun kurang tepat.